Pasar Perumahan AS Diprediksi Stabil Meski Suku Bunga Tinggi
Pasar perumahan di Amerika Serikat terpantau stabil meskipun mengalami apresiasi harga yang rendah dan volume transaksi yang terbatas. Prediksi ekonomi menunjukkan tingkat aktivitas ini akan terus berlanjut selama dua tahun ke depan.
\n\nHarga rumah eksisting hanya naik sedikit di atas dua persen dalam 12 bulan terakhir. Angka ini berada di bawah rata-rata apresiasi nasional sebesar 1,5 poin persentase di atas inflasi selama 50 tahun terakhir. Saat ini, inflasi berada di atas tiga persen, yang berarti apresiasi harga normal seharusnya mencapai sekitar lima persen.
\n\nVolume transaksi tetap berada dalam rentang yang sangat sempit. Hal ini disebabkan oleh terbatasnya jumlah rumah yang dijual karena pemilik rumah enggan melepas suku bunga hipotek yang rendah, serta persepsi pembeli bahwa harga telah naik terlalu tinggi dibandingkan upah.
\n\nKonstruksi Baru dan Tren Demografi
\nKonstruksi rumah tunggal baru mengalami penurunan. Pada tahun 2026, memulai pembangunan diprediksi turun 11% dibandingkan tingkat tahun 2024. Harga median rumah baru turun delapan persen dalam dua tahun, yang mencerminkan penyediaan rumah dengan ukuran lebih kecil dan fasilitas lebih sedikit.
\n\nBeberapa faktor jangka panjang yang menekan konstruksi meliputi:
\n- \n
- Pertumbuhan populasi AS yang hanya setengah dari rata-rata jangka panjang. \n
- Penurunan angka kelahiran. \n
- Imigrasi yang menjadi tidak signifikan sejak pertengahan 2024. \n
- Kekuatan konstruksi multifamily, di mana pembangunan apartemen dan kondominium dalam 10 tahun terakhir melampaui rata-rata 15 tahun sebelumnya, yang menyebabkan penurunan sewa dan kenaikan tingkat kekosongan. \n
Persaingan Pinjaman Global
\nPembeli rumah yang mencari hipotek harus bersaing memperebutkan pinjaman dengan peminjam besar lainnya, termasuk:
\n- \n
- U.S. Treasury. \n
- Chinese Ministry of Finance. \n
- Perusahaan teknologi seperti SpaceX, Anthropic, dan OpenAI yang membutuhkan modal besar untuk infrastruktur AI. \n
Kondisi ini membuat peluang untuk mendapatkan suku bunga rendah menjadi sulit bagi pembeli rumah.
" }, "keywords": [ "Pasar perumahan AS", "suku bunga hipotek", "konstruksi rumah", "ekonomi Amerika Serikat" ] } ```
