🔍

Pemerintah Targetkan Investasi Sektor Olahraga Capai Rp 8.000 Triliun

kumparan•
Pemerintah Targetkan Investasi Sektor Olahraga Capai Rp 8.000 Triliun - olahraga news

Pemerintah menargetkan potensi investasi di sektor olahraga nasional dapat menembus 251 miliar dolar AS atau setara Rp 8.000 triliun. Inggris dan Amerika Serikat (AS) dinilai sebagai negara acuan dalam membangun industri tersebut.

Ekonom Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin, menyatakan sektor olahraga baru dapat memberikan potensi ekonomi luar biasa jika berhasil dikelola sebagai industri. Saat ini, peran industri olahraga di Indonesia diperkirakan masih di bawah 0,2 persen PDB, sementara di Inggris dan AS sudah mencapai di atas 2,5 persen dan 5 persen PDB.

Menurut Wijayanto, syarat agar industri olahraga berkembang meliputi kompetisi olahraga yang reguler sejak dini, regulasi yang berintegritas, serta insentif fiskal dan non-fiskal bagi bisnis yang terlibat. Ia juga menilai target angka investasi perlu dihitung kembali secara mendalam dan memperkirakan nilainya akan jauh di bawah Rp 8.000 triliun.

Ekonom CORE Indonesia, Yusuf Rendy Manilet, menyebutkan Indonesia memiliki keunggulan modal pasar yang besar melalui pasar domestik yang luas, basis manufaktur apparel dan alas kaki yang kuat, serta potensi pada sepak bola, bulu tangkis, olahraga rekreasi, dan sport tourism.

Langkah memacu sektor ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kementerian Investasi/BKPM dan Kemenpora terkait perizinan berusaha berbasis risiko (OSS) pada Jumat (28/8). Menteri Investasi Rosan Perkasa Roeslani menyatakan investasi olahraga harus berdampak luas pada ekonomi dan pariwisata.

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menegaskan nilai industri olahraga global mencapai kurang lebih USD 521 miliar atau Rp 8.000 triliun dengan pertumbuhan tahunan sebesar 8 persen.

“Sport industry itu kurang lebih nilainya USD 521 miliar atau Rp 8.000 triliun yang pertumbuhan setiap tahunnya itu 8 persen, lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi banyak negara. Belum sport tourism, yang (nilainya) hampir USD 600 miliar dan ini juga pertumbuhannya signifikan,” ujar Erick.

Recommendations

Loading...